Rabu, 10 Desember 2014

Pablo Picasso.


Bagi kalangan seniman, nama Pablo Piccaso pasti sudah tidak asing, pelukis terkenal yang lahir pada th. 1881, meninggal pada th. 1973. Bukan hanya pelukis, dia juga hebat dalam membuat patung, keramik, grafis bahkan membuat tata panggung dan kostum penari.
Dia adalah salah satu cikal bakal lukisan 'kubisme'.
Disini hanya berusaha menampilkan keindahan buku ini, kalau mengenai pelukis Pablo Picasso, bisa dicari internet atau dimana saja. 

Dibawah ini gambar cover depan. Kalau mau lebih jelas silahkan 'klik' gambarnya.

Gambar kiri dan kanan dibawah ini adalah halaman yang memuat foto dan ucapan Piccaso, sedang yang tengah adalah halaman judul buku ini.

Gambar-gambar bawah ini adalah halaman yang berisi ucapan dia beserta gambar patung hasil karyanya.

Dibawah ini adalah gambar-gambar 'self potraits', th. 1901, 1906 dan 1907 (kiri ke kanan).

Dibawah ini lukisan-lukisan Picasso dari 'yang masih terlihat jelas wujudnya' , sampai yang 'membingungkan' bagi yang awam lukisan.


Gambar bawah, saat santai Picasso, perhatikan jari-jarinya di gambar paling kiri. 

Dibawah ini adalah cover belakang.
Buku berukuran 19.5 x 23 cm 128 halaman, terbit th. 2008.Penerbitnya "Prestel Publishing Ltd.", dicetak di Jerman, diatas kertas art paper tebal, bebas asam.

Jumat, 05 Desember 2014

Tattoo.

Ini buku tatto digarap sangat bagus, bukan hanya menampilkan foto-foto badan dan anggota badan yang ditatto dengan bagus dan indah, tetapi juga yakin ditangani oleh fotograpers/juru foto yang berkemampuan sehingga bisa menampilkan ganbar-gambar yang indah. 
Silahkan menikmati sebagian dari lebih 400 an gambar-gambar indah yang ada dibuku ini.

Gambar bawah, perhatikan mimiknya, terus perhatikan tulisan dan gambar tattonya

Setelah nyaman dalam kandungan selanjutnya nyaman dalam gendongan.

Ada keceriaan dan ada kebahagiaan.

Siapa bilang di tatto tidak sakit? (kiri). Apalagi di tatto diseluruh badan (kanan). 

Pamer tatto atau pamer badan? (kanan), yang sebelah kiri hanya senyum-senyum saja, "nggak ada apa-apanya dibandingin gua".

Sudah ganti pacar 3x (kiri), tatto sederhana tapi ditunjang gaya dan fotographer bagus (tengah), bikin tattonya harus pakai masker ekstra tebal (kanan).

Buku indah dibawah ini diterbitkan oleh Tectum Publisher, Antwerp, Belgia, tapi di cetak di China, th. 2012.
 Cover depan (kiri) dan cover belakang (kanan).
Menggunakan hard cover tebal, dicetak mewah menggunakan kertas art paper tebal, 384 halaman setinggi 4 cm, ukuran 21.5 x 18 cm.
Untuk lebih bisa dinikmati, klik aja gambarnya.

Kamis, 20 November 2014

Kartupos Kuno

Diatas adalah buku indah berjudul " Former Point of View, Postcards & Literary Passage From Pre-Independence Indonesia", sesuai dengan judulnya, berisi 80 gambar 'Kartupos Kuno' ukuran sebenarnya, plus 16 gambar ukuran kecil, lengkap dengan keterangan mengenai gambar kartuposnya, termasuk lokasi, waktu, pemilik, dan sejarahnya, lihat salah satu gambar halaman dibawah (klik agar lebih jelas).

Diatas adalah kartupos bergambar 'Rumah Nias', kediaman Pak Mblegah, kepala suku Batak Karo pada awal abad XX. Sebagai salah satu rumah Batak yang paling dikenal dan paling besar. Terletak di Kabanjahe, antara Brastagi dengan Danau Toba. Sayang sekarang rumah ini sudah tidak ada lagi.

Kartupos gambar 'Brastagi dan Gunung Sibayak, Sumatra Utara. Kartupos digunakan pada th. 1924. Foto diambil dari bukit Gundaling (gambar atas).

Kiri atas gambar bangunan terkenal, gedung N.I.S, di Semarang, terkenal dengan 'Lawang Sewu'. Kartupos ini dikirim dari Semarang ke Swiss th. 1912.
Kanan atas gambar Departemnet Store J.R. de Vries & Co., th. 1909, di Groote Postweg, sekarang jl. Asia Afrika, ujung jl. Braga, Bandung. kartupos digunakan th. 1925.

Kiri atas, gambar Pompa Bensin punya BPM di jl. Gemblongan, Surabaya. Kartupos dikirim dari Plaju, Sumatra ke Jeman th. 1930. Bangunan yang kelihatan disbelah di bom saat perang November 1945.
Kanan atas, gambar Pintu Kecil, Batavia. Dulu Batavia dipagari tembok, orang China harus tinggal diluar tembok, disitu dibuatkan 'pintu kecil'. Maka sampai sekarang namanya masih Jl. Pintu Kecil.

Judulnya 'Penghisap Opium' (narkotik). Kartupos ini dikirim dari Tangerang , yang mengirim Alexandre tapi nggak jelas kapan dan yang menerimanya.

'Kelompok Pejuang Aceh', demikian judul gambar kiri atas, berperang melawan Belanda. Kartupos ini diproduksi oleh Nijland Company, Surabaya.
Kanan atas judulnya 'Headhunter on the Mahakam River', kartupos produksi Rob. Hennemann & Co. Banjarmasin, dikirimkan dari Samarinda ke Batavia pada tahun baru 1912.

Buku indah ini diterbitkan oleh Yayasan Lontar, pada th. 1995, hard cover dengan sarungnya, berukuran 26.5 x 25 cm, 168 halaman.
Seluruh kartupos sebenarnya hanya hitam putih, tapi ada yang diwarnai dengan tangan, misalnya kartupos 'Kelompok Pejuang Aceh, 'Penghisap Opium', Departement Store, 'Brastagi dan Sibayak' dan yang di cover 'The Ruler of Bone and his Retinue'.

Kamis, 11 Juli 2013

Tempayan - Guci - Martavans.

Judul 'buku indah' ini "Tempayan - Martavans", diterbitkan oleh 'Himpunan Keramik Indonesia', edisi 2 yang diperbaiki, th. 1984.
Istilah tempayan sudah biasa, kesannya adalah bahan gerabah yang biasa untuk wadah atau untuk menyimpan barang lainnya, nama yang lebih populer adalah guci, juga untuk wadah atau tempat untuk menyimpan. Bahkan tempat untuk mengubur. 
Sedang sebutan 'martavan' adalah sebutan guci di dunia Barat, sampai sekarang masih digunakan, umumnya sebutan untuk tempayan yang besar, tebal dan berglasir.

Dibawah adalah gambar-gambar tempayan abad VII sampai abad XVIII.  

Dibawah ini adalah tempayan grabah, bikinan Indonesia jaman sekarang

Gambar bawah kiri adalah contoh motif hiasan naga, gambar kanan contoh motif pegangan atau kupingan pada tempayan, sedang gambar paling bawah adalah contoh motih hiasan pada tempayan dan contoh model tutup tempayan.

Dicetak lux dengan kwalitas gambar bagus, hard cover lengkap denga jaket warna dasar biru, berukuran 19 x 25 cm, tebal 208 halaman, dwi bahasa Indonesia dan Inggris.

Selasa, 09 Juli 2013

Poster Film '80 - '90.

Melihat poster2 bioskop seperempat abad yang lalu, mengingatkan keadaan saat filmnya diputar di bioskop. Bagaimanapun penilaian keadaan perfilman saat itu, ya itulah yang mewakili jamannya, khususnya dibidang poster film-film di Indonesia.
Bersyukur pada th. 2011, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menerbitkan buku 'Poster Film Indonesia Masa 1980 - 1990' (gambar bawah). Sebelumnya telah diterbitkan 2 buah buku yang berisi Poster Sebelum Kemerdekaan (2009) dan Poster Sesudah Kemerdekaan (2010).

Isi buku indah ini, sesuai dengan judulnya, berisi gambar poster film Indonesia dihalaman sebelah kiri, ditambah komentar pada halaman sebelahnya (gambar bawah), film berjudul 'Sunan Kalijaga', sebuah film berlatar belakang keagamaan dan poster film 'Catatan Si Boy 4', berlatarkan pergaulan anak muda saat itu.

Gambar bawah kiri, film 'Kabut Dusun', cerita seorang laki ex penjara Nusakambangan berubah menjadi orang baik. Gambar sebelahnya berjudul 'Janjiku Pada Dia', sebuah kisah percintaan.

Dibawah ini poster film berjudul 'Peluru Dan Wanita' dan 'Tidak Ada Pilihan', keduanya film-film action.

Dibawah ini poster film berjudul 'Nyai Blorong' dan 'Sundel Bolong', keduanya film horor, dibintangi oleh Suzzana. Keduanya mendapatkan penonton terbanyak pada tahun 1981, 1982, 1983. 

Berikutnya film 'Satria Bergitar' dan 'Irama Cinta', film berlatar belakang music, masing-masing dibintangi oleh Raja Dangdut Rhoma Irama dan Ratu Dangdut Elvi Sukaesih.
 
Kalau diperhatika ternyata  Poster Film di Indonesia 1980-1990, polanya mirip, yaitu potongan adegan yang dianggap menarik ditambah potongan gambar pemain-pemainnya. Teknis pembuatannya juga mirip..